Kamis, 10 Maret 2016






















"murid yang paling durhaka"
"murid yang paling durhaka"
"murid yang paling durhaka"
"murid yang paling durhaka"


mungkin julukan itu yang pantas saya terima, mulai dari sakit sampai kini beliau tiada.
tak sebulan, tak seminggu, tak sehari, tak satu jam, bahkan tak sedetikpun saya menjenguknya.

kini .................. entah apa yang harus saya lakukan.

Hanya Doá Mungkin yang mampu saya panjatkan dengan segelintir murid2 saya yang Ikhlas membantu.

Kemampuan ini, Adalah jasa beliau.

tidak ada hal yang dapat menebus kesalahan ini. dan akan saya ingat semasa hidup saya.


إنا لله وإنا إليه راجعون، اللهم أجرني في مصيبتي خيرا وأخلف لي خيرا منها

Selamat Jalan Orang Tua Kami, Semoga Ditempatkan Ditempat terbaik Disisi Allah SWT. Amiiiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar